Skripsi,
kata ini terdengar menyeramkan untuk seorang mahasiswa tingkat akhir, bukan
karena susah atau pun kesulitan-kesulitan “verbal” lainnya, tapi ini lebih
kepada keinginan dan niat yang begitu sulit untuk memulai mengerjakan, sulit mulai
untuk menuliskan sesuatu yang ada di kepala, kadang yang terfikirkan berhenti
ditahap wacana, tidak pada tahap menuliskan atau mungkin mengaplikasikan.
Menyeramkan
lainnya adalah kamu tidak tahu bagaimana cara mengobatinya, tidak tahu
bagaimana solusi yang tepat untuk membuat kau bergerak mengerjakannya. Kau
berusaha mencoba memotivasi diri sendiri, dan kau gagal, kau coba menjadikan
orang tua sebagai motivasi, tapi tak berhasil, kau coba dengan lingkungan,
mulai dari teman-teman, sampai pada kakak tingkat yang berhasil keluar dengan
sukses, tapi tetap tak bergeming, bahkan dengan motivasi yang biasa di
agung-agungkan mahasiswi tingkat akhir, sebut saja “membangun peradaban”, tapi
tetap tak mampu membuatmu perlahan maju menyelesaikan skripsi.
Menyeramkan,
dia akan terus menyeramkan setelah akhirnya kau coba Dia yang memberikan solusi
dari setiap masalah, kau coba utarakan semua yang kau rasa, kau katakan semua
keinginanmu pada-Nya, kau mulai mencoba berdo’a dengan segenap kekhusyukan yang
ada. Jangan hanya sekali saja, jangan berhenti sebelum ia melembutkan hati
keras mu yang seperti baja, yang hampir tak mampu lagi menerima perkataan
manusia. Sampai Dia benar-benar membuatmu menyelesaikan dan mengakhiri
kesereman sebuah Skripsi.
Lihat
dan perhatikan, sepertinya ada tutup botol yang menyumbat ditengah-tengah pipa,
hingga ia membuka tutup itu dan air akan segera memancar dan mengalir dengan
lancar dan deras. Dan kau akan menikmatinya bersama Ridho-Nya.
Kamu
pasti bisa, kamu pasti bisa. Jangan lah lagi berleha-leha, waktu tak pernah mau
menunggu, tapi kamulah yang haru berjalan menyamai langkah agar tak tertinggal.
Semangat, semangat untuk siapapun yang sedang bersama kata menyeramkan itu
“skripsi”.
Bandung, 1 mei 2014. 06:15 BBWI.
Bandung, 1 mei 2014. 06:15 BBWI.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar