Kepada ERWIN, teman seperjuangan dan juga ketua DPM
KEMAKOM 2013-2014.
Mohon maaf atas ketidak maksimalan saya selama menjadi
staf mu di DPM. Maaf karena banyak pendapatmu yang kadang tak bisa ku pahami
hingga akhirnya perbedaan itu terjadi. Maaf karena tak mampu menjadi teman yang
bisa memberi banyak solusi untuk masalah-masalah DPM yang tengah kau hadapi.
Maaf kadang mneinggalkan mu sendiri.
Terimakasih, terimakasih atas semua pemakluman yang
kau berikan, terimakasih atas kesabaran menghadapi saya yang kadang tak bisa menerima
pendapat yang kau ajukan. Terimakasih atas pundakmu yang mungkin juga ikut
terbebani atas amanah yang saya lalaikan. Terimakasih Teman, terimakasih teman
seperjuangan.
Kepada Ade, Arifin, Fajar, Azizah.
Yang ku tahu, kalian adalah Teman sejawat, teman
seperjuangan yang sampai detik ini masih mencintai Rumah kecil ini, Kemakom.
Yang ku tahu, kalian mencintai Keluarga kecil ini melebihi saya. Terbukti dari
kerja-kerja kalian menurut saya luar biasa, yang ku tahu kalian bersedia
mempersembahkan waktu dan tenaga kalian untuk adik-adik, terbukti bahwa mereka
menjadikan kalian sebagai tempat bertanya. Ade di sekretariatannya, Arifin di
Advokasinya, Fajar di Kaderisasinya, dan azizah dengan keuangannya. Mohon maaf
atas pundak kalian yang juga ikut ku bebani. Mohon maaf jika 1 tahun ini tidak
bisa selalu mendampingi.
Terimaksih kepada kalian atas ilmu yang telah di bagi.
Kepada adik-adik 2011, nindi, Melani, Arum, Sofa.
Kalian adalah adik-adik Tangguh, yang peduli akan
Keluarga ini. Maaf jika banyak Tanya kalian yang tak sempat teteh jawab, maaf ketika
pundak ini tak selalu ada untuk kalian bersandar, maaf atas keluhan kalian yang
kadang tak mendapatkan penguatan.
Terimakasih, terimakasih kalian sudah kuat dan tetap
kuat menghadapi begitu banyaknya kekurangan dari seorang kakak seperti teteh.
Kepada Si bungsu DPM 2012, Abul dan Tommy.
Teteh belajar banyak dari kalian, belajar tentang
Profesionalitas, belajar tentang kedewasaa, ketika seorang tommy mulai
mengeluarkan pendapatnya, belajar tentang semangat ketika Abul mulai
mengutarakan keinginan-keinginan nya untuk Pengawasan yang lebih baik.
Teteh juga minta maaf, kadang Lupa memberikan
Apresiasi atas karya kalian, kadang bahkan tak sempat menyaksikan keberhasilan
kalian.
Kemakom tentunya senang punya pejuang seperti kalian.
Terus berjuang ya.
Untuk semuanya, Terimakasih dari saya atas semua
pelajaran yang telah diberikan. Mohon maaf atas semua hak-hak nya yang belum
terpenuhi. Semoga kita dipertemukan kembali dalam keadaan terbaik dan tempat
terbaik.
Salam cinta dari sahabat/Saudara dan kakak
seperjuanganmu,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar