Rabu, 19 Maret 2014

CARA BASI

Kadang kita tidak menyadari bahwa sikap kita tidak sesuai dengan lingkungan kita. Berkali-kali kita menggunakan cara yang sama dan berkali-kali pula kita bermasalah, karena egois dan merasa cara kita tepat, alhasil sering terjadi kesalahpahaman, merasa tidak dimengerti atau mungkin hal-hal lain yang dapat menghambat komunikasi. Sering terjadi namun jarang menyadari, atau kadang terpikirkan bahwa itu salah, tapi tetap atau bahkan masih dilakukan.

Ya, itulah yang kadang terjadi pada seorang saya, saya adalah seorang mahasiswi tingkat akhir, yang sampai saat ini masih sering menghapus beberapa nomor handphone orang dikarenakan saya kesal dengan orang tsb. alasannya simple, karena mereka tidak membalas sms saya, atau mungkin mereka secara langsung menunjukkan sebuah sikap yang itu benar-benar menyebalkan. Saya adalah seorang staf kaderisasi dalam sebuah organisasi dakwah yang baru saja menghapus nomor HP ketua department nya karena dia cukup sering mengabaikan sms saya. Saya seorang adik tingkat yang masih menggunakan cara komunikasi menurut cara saya, tanpa pernah menanyakan kepada lawan komunkasi saya, mereka biasa seperti itu atau tidak, mereka nyaman dengan hal itu atau tidak.

Saya seorang mahasiswi yang sampai sekarang, akan kesal jika sms saya di abaikan, saya seorang mahasiswi yang akan kesal jika pertanyaan saya gak dijawab atau mungkin dijawab dengan cara mutar-mutar terlebih dahulu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar