Semalam unen nelfon, banyak hal yang kami obrolkan, tentang
unen yang sedang membangun usaha, tentang partai politik, dan yang paling
membuat saya sedih adalah tentang kakak ipar yang menanyakan kapan saya wisuda
dan sudah mulai mempersiapkan dana untuk menghadiri wisuda saya. Apa yang harus
saya lakukan? Saya harus bagimana? Bagaimana ini ya Allah?
Tak sanggup rasanya saya membatalkan wisuda Agustus
dan mengatakan kepada mereka, terutama kepada kedua insan yang terus berharap dan
mendo’akan saya itu, mama dan papa. Mereka akan makin lama tertekan jika saya
tidak menyelesaikan skripsi ini. Ini sudah hampir 2 bulan saya tidak menyentuh
file skripsi, mungkin
sudah dipenuhi jaring laba-laba.
Bagaimana
saya bisa menjelaskan kepada mereka ya Allah, ketika saya bisa menjelaskan
tentang skripsi kepada pemimpin saya dalam sebuah organisasi, dan meminta
keringanan untuk tidak menyelesaikan tugas dengan segera, karena ingin
mengerjakan skripsi, tapi bagaiamana saya bisa menjelaskan bahwa, ma, pa, maaf,
saya belum bisa mengerjakan skripsi sekarang karena banyak tugas organisasi
yang harus saya kerjakan. Sungguh, itu bukan kalimat yang pantas saya ucapkan
kepada mereka.
Bandung, 2 maret 2014, 05:26 wib , my room
Tidak ada komentar:
Posting Komentar