ini hampir memasuki tahun ke-4 saya di bandung, tapi kenapa hampir tidak ada yang tersisa. 3,5 tahun yang lalu terlihat samar-samar, semua terasa mimpi. benar-benar tidakdapat ku lihat dengan jelas setiap peristiwanya. mungkin orang-orang benar, bahwa waktu itu singkat, sangat singkat, maka jangan biarkan ia berlalu begitu saja. maknai setiap detiknya agar kau mampu menigingat dengan jelas setiap kejadian yang pernah kau lalui.
sampai saat ini, sampai saat ketika aku menuliskan catatan ini, saya masih belum percaya sepenuhnya, apakah saya benar-benar sedang berada di bandung, di tanah sunda ini?
karena ketika saya mencoba mengingat kejadian demi kejadian 3,5 tahun belakangan, saya benar-benar merasa semua itu mimpi yang tidak bisa saya lihat dengan jelas.
ini membuat saya berfikir bodoh, apakah 160hari kedpan, ketika saya bangun dari tidur saya, dan saya tidak lagi di Bandung, tapi di tempat tidur saya di tapan. bisa saja kan? hingga akhirnya, kehidupan 4 tahun di bandung Benar-benar mnejadi mimpi yang semakin hari semakin tidak jelas di ingatan, hingga akhirnyapun menghilang.
mungkin kurang dari 160 hari lagi, apakah saya tidak usah tidur? agar saya bisa menikmati bagaimana suasana Malam di kota ini. hingga saya tidak lupa bagaimana suasananya.
Apakah saya tidak usah menghabiskan waktu saya untuk Online? agar saya bisa menikmati setiap meter jalan di kota ini. merasakan bagaimana suasana kota ini pada malam hari di luar sana, tidak hanya menikmatinya dari atap asrama yang selama ini saya lakukan.
apakah saya harus melakukan perjalanan pada siang hari untuk mendatangi semua tempat di kota ini? agar saya bisa menyimpan itu semua untuk saya ingat suatu saat nanti.
ini baru memasuki tahun ke-4 saya di Bandung, kenapa moment 3,5tahun belakangan terasa bagai mimpi?
apakah saya benar-benar sedang bermimpi?
Siapapun, tolong Bangun kan aku!!
agar aku bisa memulai kembali mimpi ini, memulai kembali perjuangan ketika saya memberikan makna untuk tiap keinginan dan kejadian yang saya jalani.
seseorang, tolong bangunkan aku!!
Bandung, 16 Januari 2014 @PKM UPI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar