sudah tidak punya energi dan alasan untuk melawan, saya akan berhenti sekarang.
mungkin mereka Benar, Langit itu terlalu Tinggi untuk dapat di gapai hanya dengan meloncat.
sepertinya lelah itu masih belum lelah mengikuti,
dan pesimis kini jadi optimis untuk membuat anak kecil itu pesimis.
mungkin tidak bisa dengan segera, berikan saya waktu untuk belajar ikhlas, dan mampu merelakan mimpi-mimpi ini. surga ku bersama mereka, ridho-Nya ada pada mereka.
meninggalkan mereka di hari tua mereka sungguh tidak adil, atas kehidupan ini, atas cinta, do'a dan kasih sayang yang selalu mengalir, pulanglah!!
biarkan mimpi-mimpi itu hanya tertulis, biarkan saja dulu.
mimpi semalam mungkin pertanda agar kau memang harus membuat keputusan ini, keputusan bahwa kau harus menerima setelah pendidikan ini, maka kau harus mengabdi di tanah tempat pertama kali kau melihat dunia ini.
karena dalam mimpi semalam, lembar-lembar mimpi yang menempel dindingmu telah dicuri dan hilang. maka kini kau benar-benar harus merelakannya.
Allah, ajarkan aku ikhlas, ajarkan aku merelakan. karena surgaku pada mereka, karena ridho-Mu melalui Mereka. izinkan aku mendapatkannya.
Tolong genggam langitku, izinkan ku titipkan mimpi ku. jika berkenan, aku akan ambilkan kembali saat mereka meridhoi.
jika Kau izinkan, beri kesempatan padaku untuk menggapai Langit tinggimu dengan menapaki semesta mulai dari bumi pertiwi ini.
My Room, 29 Desember 2013, 16:55 BBWI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar